Indonesia mengatakan 8.000 tentara siap untuk kemungkinan misi penjaga perdamaian di Gaza pada bulan Juni.
JAKARTA, Indonesia — Militer Indonesia mengatakan pada hari Minggu bahwa hingga 8.000 tentara diperkirakan akan siap pada akhir Juni untuk kemungkinan dikerahkan ke Gaza sebagai bagian dari misi kemanusiaan dan perdamaian. Ini menjadi komitmen tegas pertama terhadap elemen penting dari rencana rekonstruksi pascaperang Presiden AS Donald Trump.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menyelesaikan struktur pasukan yang diusulkan serta jadwal pergerakan menuju Gaza, meskipun pemerintah masih belum memutuskan kapan pengerahan tersebut akan dilakukan, kata juru bicara Angkatan Darat Brigjen Donny Pramono.
“Pada prinsipnya, kami siap ditugaskan ke mana saja,” kata Pramono kepada The Associated Press. “Pasukan kami sepenuhnya siap dan dapat diberangkatkan dalam waktu singkat begitu pemerintah memberikan persetujuan resmi.”